Ketika berbicara soal ramen, tidak lengkap rasanya bila tidak memasukkan nama Bari-Uma Ramen sebagai salah satu daftar pilihan.

Ramen yang berlokasi di Setia Budi One Building ini memang sudah mencetak namanya menjadi salah satu ramen terenak di Jakarta. Siapa sangka, pamor Bari-Uma yang baru berdiri sekitar 2 tahun terakhir sudah tersebar seantero Jakarta.

Bariuma-1
Dekorasi Bari-Uma Ramen dari dalam

Sebagai pecinta ramen, menyambangi Bari-Uma seakan menjadi rutinitas wajib. Karena memang lokasinya berada di dekat area kantor sehingga tidak ada kesulitan untuk menjangkau tempat ini pada jam makan siang. Sebisa mungkin bila ingin mampir ke tempat ini, kamu sudah harus tiba sebelum pukul 12:00 WIB demi menghindari antrian. Setiap kamu datang ataupun pergi kamu akan disambut dengan salam dalam bahasa Jepang.

Bariuma-2
Dekorasi Jepang yang terasa

Hal pertama yang terbersit pada benakmu ketika tiba di tempat ini adalah nuansa yang nyaman, bersih, dan dekorasi Jepang yang lebih modern. Tempat makan juga dipisahkan antara yang smoking dan non-smoking area. Kebanyakan yang mampir ke sini adalah karyawan-karyawan kantoran yang memang lokasi tempat ini dikelilingi oleh gedung-gedung kantor.

Bariuma-3
Salah satu sudut tempat duduk di Bari-Uma Ramen

Adapun menu andalan dan juga menjadi menu favoritku adalah Chashu-Uma (ramen babi yang daging babinya terdiri dari 4 potong), Bari-Uma (ramen babi yang daging babinya terdiri dari 2 potong), dan  Ajitama-Uma (ramen babi yang daging babinya terdiri dari 2 potong dan satu telur ayam rebus dengan omega 3 tinggi yang dipotong dua bagian).

Bariuma-4
Penampakan Chashu-Uma Ramen bersama Ocha hangat

Ketiga jenis ramen ini memiliki rasa dan kuah yang sama dan letak perbedaan hanya pada jumlah potongan daging babi serta ada atau tidaknya telur rebus. Daging babi diolah dengan dipanggang dan potongan tiap dagingnya juga tidak terlalu tipis.

Bariuma-5
Penampakan Ajitama-Uma Ramen bersama Ocha hangat

Biasanya untuk menemani ramen enak ini, aku memilih ocha hangat atau dingin sebagai pendamping. Karena rasa kuah ramen ini sudah kuat dan berani bumbu maka ocha sangat cocok untuk menetralisir. Hal ini yang menjadikan ramen ini menarik dan berbeda. Kuahnya juga kental dan dengan membayangkannya saja sudah membuat lapar hehe 😀

Baca Juga: Mengecap Nikmatnya Menya Sakura Ramen

Kamu tidak perlu khawatir bila merasa kurang ini dan itu karena sudah tersedia di setiap meja aneka bumbu seperti bawang putih goreng yang sudah dicincang halus, bubuk cabe merah, bubuk merica hitam, dan kecap Jepang.

Baca Juga: Menikmati Meriahnya Suasana Motel Mexicola, Seminyak, Bali

Tidak seperti tempat ramen yang lain, di Bari-Uma kita tidak bisa memilih jenis mie apa yang kita inginkan begitu pula dengan rasa kuahnya. Semua sudah standar sesuai dengan menu. Kekenyalan mienya juga pas tapi di sini tidak diperkenankan meminta tambahan kuah ya.

Bariuma-6
Sendok antara halal dan non-halal yang dipisah di atas setiap meja pengunjung

Bagi teman-teman yang muslim, jangan khawatir bila ingin makan ke tempat ini karena di sini ramen halal juga tersedia. Dan menurut temanku yang pernah mencoba ramen halal di sini rasanya juga enak 😀

Baca Juga: Bober Cafe, Salah Satu Tongkrongan Asik di Bandung

Bila kamu takut alat makan akan tercampur dengan kandungan babi maka kamu tidak perlu khawatir. Karena di sini, alat makan untuk makanan yang mengandung babi dan tidak mengandung babi dipisahkan.

Makanan yang mengandung babi akan disuguhkan di mangkok/piring berwarna merah begitu pula dengan sendok-sendoknya akan dipisah dan untuk makanan yang halal akan dihindangkan di mangkok/piring yang berwarna hitam. Jadi, jangan sampe salah ambil peralatan makan ya!

Bariuma-7
Dapur dan tempat mangkuk serta piring bekas pakai yang dipisah

Wastafel untuk mencuci piring dan mangkok-mangkok bekas pakai juga dibuat terpisah dan pengujung bisa melihat dengan jelas dapurnya dari meja pengunjung. Jadi tidak perlu khawatir terkontaminasi.

Baca Juga: Warung NG, Warung Penyelamat Perut di Nusa Penida

Soal harga, memang bisa dikatakan seporsi ramen di sini cukup mahal. Tapi pasti ada rasa ada harga dong? Hehe Untuk semangkok Chasu-Uma diberi harga sebesar Rp 89.000, Bari-Uma sebesar Rp 59.000, dan Ajitama-Uma sebesar Rp 69.000 sedangkan ocha seharga Rp 11.000 per gelas dan bisa isi ulang. Semua harga belum termasuk pajak dan servis ya. Lumayan mahal kan 😀

Pelayanan di sini cepat, pegawai rama dan juga tanggap. Ketika kamu makan juga akan merasa nyaman karena memang suasana di sini bersih dan tertata rapi. Jadi, luangkan waktumu untuk mencicipi ramen asli Jepang di Bari-Uma ya! 😀


Kelebihan dan Kekurangan Bari-Uma Ramen

Kelebihan Bari-Uma Ramen:
1. Salah satu ramen enak di Jakarta
2. Suasana bersih, nyaman, dan tertata rapi
3. Terdapat Wifi dan colokan listrik
4. Pelayanan memuaskan
Kekurangan Bari-Uma Ramen:
1. Harga yang cukup mahal dibandingkan ramen-ramen lainnya
2. Tidak ada toilet umum

Peta Lokasi Bari-Uma Ramen

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.