9 Tips Penting Dave Ramsey Soal Uang – Dave Ramsey adalah seorang pria yang hidup dengan rencana keuangan yang solid.
Baca Juga: 7 Kebiasaan Buruk Membuat Miskin
Mungkin kamu sudah familiar dengan strategi keuangan yang dia ciptakan dimana belanjakan lebih sedikit untuk dirimu sendiri dan gunakan uang itu untuk membuat dana darurat dan untuk keluar dari hutang.
Jadi, bagaimana sebenarnya membuat strategi yang mudah?
Baca Juga: 9 Tips Memperbaiki Kebiasaan Buruk Belanja
Artikel ini akan membahas bagaimana tips penting Dave Ramsey soal uang yang dapat kita praktekkan sehari-hari.
Jangan biarkan kondisi keuangan yang memprihatikankan menjadi bagian dari hidupmu.
Lakukan perubahan kecil untuk mendapatkan kembali kendali atas kondisi keuanganmu dan temukan kedamaian yang mungkin tidak pernah terbayangkan olehmu sebelumnya.
9 Tips Penting Dave Ramsey Soal Uang

Nasihat dan tips penting Dave Ramsey ini akan membawa kamu ke kehidupan yang mandiri secara finansial.
Selama beberapa dekade, Dave Ramsey telah mengajari individu cara mengendalikan keuangan mereka.
Baca Juga: Mengenal Dogecoin: Kriptokurensi Sensasional
Sementara beberapa idenya kontroversial, sekitar 2 juta keluarga telah menemukan kedamaian finansial sebagai hasil dari bimbingannya.
Lalu, apa sebenarnya yang perlu kamu ketahui?
1Buat Rencana Pengeluaran
Tidak ada jalan lain selain ini.
Jika kamu ingin mengendalikan kondisi keuanganmu maka kamu harus membuat anggaran dan rencana pengeluaran.
Dave Ramsey merekomendasikan anggaran berbasis nol di mana setiap uang diberi “nama”.
Baca Juga: Memahami Istilah Angel Investor
Ini berarti bahwa setiap rupiah yang masuk ke dalam kantongmu memiliki kegunaan tertentu.
Anggaran berbasis nol mengharuskan kamu menuliskan jumlah uang yang akan kamu peroleh untuk bulan itu dan memutuskan bagaimana uang itu akan dibelanjakan.
Hal ini mencakup tagihan, tabungan, pembelian lain seperti makan di restoran, hiburan, pakaian, liburan serta semua hal lain yang kamu belanjakan dengan uang tersebut.
Baca Juga: Pentingnya Perencanaan Keuangan Keluarga
Kamu harus memperoleh nilai “nol” ketika kamu mengurangi semua pengeluaranmu dari penghasilan yang ada.
Jika pada akhirnya kamu memiliki sisa uang maka kamu harus memutuskan di mana kamu ingin menyimpannya (misalnya melunasi hutang, tabungan, anggaran liburan, dll).
Jika kamu memiliki angka negatif, kamu harus melakukan beberapa pemotongan belanja yang dikeluarkan dari daftar pengeluaran.
2Tetap Hidup Sesuai Anggaran
Membuat anggaran dan menaatinya adalah dua hal yang sangat berbeda.
Kamu telah bekerja keras untuk menetapkan anggaran; tolong jangan menyia-nyiakannya dengan gagal menaati anggaran tersebut.
Baca Juga: Mengenal Peer to Peer Lending (P2P Lending) yang Kian Populer
Bukan hanya kamu namun seluruh anggota keluargamu pun harus menjalankan komitmen yang sama.
Ide agar membuat semua hal lebih mudah adalah dengan tetap berpegang pada anggaran yang ada dan yang akan akan kamu patuhi.
Pertimbangkan setiap rupiah yang kamu habiskan sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas kehidupanmu.
Misalnya bila kamu memiliki hipotek atau cicilan rumah maka anggap rumah yang ada meningkatkan kualitas kehidupan.
Tagihan listrik yang kamu bayar juga meningkatkan kualitas hidupmu.
Baca Juga: Cara Sederhana Menetapkan Tujuan Keuangan
Namun, kamu perlu mengevaluasi beberapa hal seperti – apakah kamu benar-benar perlu membayar biaya bulanan hanya untuk dapat mengakses Hulu, Netflix, HBO, dan Disney+ sekaligus?
Apakah semua fasilitas tersebut meningkatkan kualitas hidupmu?
Coba mulai sekarang belajar untuk menghabiskan lebih sedikit untuk hal-hal yang sebenarnya tidak meningkatkan kualitas kehidupanmu dan sebenarnya tidak terlalu penting.
3Lindungi Empat Pilar Rumah Tangga
Apa yang terjadi jika penghasilanmu tidak cukup untuk menutupi semua pengeluaran yang ada di rumah tangga sehari-hari?
Baca Juga: Hobi Membaca? 5 Buku Ini Dapat Mengubah Hidup Menjadi Lebih Baik
Cara yang paling mudah untuk memastikan bahwa keperluan yang mendasar dan paling penting sudah tertutupi adalah dengan menetapkan empat pilar.
Ramsey mendefinisikan empat pilar sebagai berikut:
- Makanan: Pastikan selalu ada makanan di atas meja.
- Keperluan harian: Pastikan keperluan sehari-hari seperti listrik, gas, air selalu terbayar setiap bulannya.
- Sewa rumah / hipotek: Pastikan kamu memiliki tempat tinggal baik itu rumah pribadi atau rumah sewa yang biaya cicilan atau sewa dapat kamu bayar setiap bulannya.
- Transportasi: Pastikan kamu bisa membayar biaya transportasi entah itu kendaraan pribadi atau umum setiap pergi bekerja atau ke tempat lain setiap bulannya.
4Jangan Berhutang!
Meskipun aku tidak sepenuhnya setuju dengan Dave Ramsey tentang kartu kredit, bukan berarti pesan yang dia sampaikan salah.
Kartu kredit sangat berisiko! Ini sangat benar terlebih bagi mereka yang sangat impulsif dan tidak bertanggung jawab dalam mengelola keuangan mereka.
Baca Juga: Waktumu adalah Uangmu
Jika kamu bergumul dengan hutang kartu kredit maka carilah cara untuk melunasinya saat ini juga. Jangan menundanya lagi!
Dave Ramsey merekomendasikan untuk menyimpan $1.000 di bank atau katakan saja Rp 15jt dan kemudian sisanya dipakai untuk melunasi hutangmu terlebih hutang kartu kredit.
Nasihat ini sangat bijak.
Baca Juga: Mengapa Banyak Orang Cerdas Gagal?
Ramsey juga merekomendasikan penerapan metode bola salju hutang untuk melunasi hutang yang kamu miliki. Mungkin topik ini akan aku bahas lebih detail di artikel terpisah.
Bagi kamu yang memang terlilit hutang maka cara yang cepat untuk keluar dari hutang adalah dengan meminimalisir pengeluaran.
5Miliki Dana Darurat
Dave Ramsey memiliki metode keuangan yang sangat terkenal dan ampuh bernama “7 Baby Steps” dimana langkah pertama menuju keuangan dengan tenang adalah menyimpan $1.000 (atau Rp 15jt) ke dalam dana darurat.
Ingat, uang ini hanya digunakan untuk keadaan darurat.
Baca Juga: Mengapa Murid Pintar Bekerja untuk Murid Biasa Saja?
Meskipun kita sudah membuat anggaran keuangan yang solid terkadang ada kejadian atau hal yang diluar dari kendali kita dan dana tersebut tidak masuk ke dalam anggaran.
Di sinilah kegunaan dana darurat yang telah kita sisihkan. Kamu harus berkomitmen bahwa dana darurat itu hanya bisa digunakan ketika hal yang terjadi diluar kendali dan sangat penting.
Baca Juga: Cara Terbaik Membuat Goal dalam Hidup
Pastikan juga kamu menyimpan dana darurat ini terpisah dari rekening untuk keperluan sehari-hari dan ATM yang ada tidak disimpan di dompet melainkan tinggalkan saja di rumah.
Dengan cara ini kamu akan lebih sulit menjangkau dan menggunakan dana darurat tersebut.
6Gunakan Uang Tunai
Tahukah kamu bahwa konsumen kartu kredit berbelanja lebih banyak daripada konsumen yang menggunakan uang tunai?
Kartu kredit membuat segala hal lebih mudah dan secara psikologis kamu merasa seperti belum membelanjakan apa-apa karena kamu hanya menggesek sebuah kartu plastik dan memasukkan PIN.
Baca Juga: 10 Kutipan Penting dari Money Master The Game
Kamu tidak melihat uang nyata dikeluarkan saat transaksi dan tanpa disadari begitu tagihan keluar, kamu telah membelanjakan banyak sekali barang!
Hal sebaliknya terjadi ketika kita berbelanja menggunakan uang tunai. Kita memegang uang nyata dan kita menyadari uang yang ada di dompet juga berkurang.
Ada kecenderungan untung berhenti atau menahan diri ketika kita menggunakan uang tunai ketika berbelanja.
Baca Juga: 30 Kutipan Terbaik Tony Robbins
Menyadari faktor psikologis seperti ini terdapat metode “Amplop Tunai” yang direkomendasikan oleh Dave Ramsey.
Kamu dapat berbelanja selama amplop tersebut masih berisi uang tunai.
Tapi begitu uang yang ada sudah habis, hal itu berarti kamu tidak bisa mengeluarkan uang lagi untuk belanja.
Kembali lagi, semua hal ini dapat tercapai bila kamu memiliki disiplin diri dan pengendalian diri untuk berkomitmen melakukannya.
Bila tidak, semuanya hanya kesia-siaan belaka.
7Segera Lunasi Hutang
Rasanya, hampir tidak mungkin melunasi hutang jika kamu hanya melakukan pembayaran minimum.
Cek seberapa banyak hutangmu dan cari cara untuk melunasinya secepat mungkin.
Kembali lagi metode bola salju disarankan oleh Dave Ramsey dan akan dibahas di artikel terpisah dengan lebih detail.
Untuk saat ini bila kamu memang terlilit hutang, coba bayarlah sebanyak mungkin nominal yang bisa kamu bayar dan tidak terasa hutangmu akan dapat lunas dengan lebih mungkin.
8Hindari Godaan Berbelanja
Sebisa mungkin coba latih dirimu selama beberapa bulan untuk tidak melihat online shop agar kamu tidak tergoda untuk berbelanja.
Kamu juga perlu membatasi berapa kali kamu berbelanja jika kamu memiliki kelemahan dalam membelanjakan uang.
Baca Juga: 13 Prinsip Sukses dari Think and Grow Rich
Coba mulai kenali dirimu. Jika kamu memiliki kebiasaan berbelanja berlebihan saat lapar, makanlah sebelum pergi keluar.
Pelajari tentang kelemahanmu dan hindari lokasi di mana kamu bisa terpeleset dengan kebiasaan buruk ini.
9Memberi
Memberi atau menyumbang adalah komponen penting dari strategi keuangan Dave Ramsey.
Jadikan menyumbang sebagai bagian dari kebiasaan keuanganmu kamu, baik itu ke gereja, organisasi amal, atau seseorang dari anggota keluarga yang sedang sangat membutuhkan bantuan.
Baca Juga: 20 Kutipan Terbaik Napoleon Hill
Percayalah ketika kita memberi maka kita akan diberi.
Semua rejeki yang kita peroleh tidak semata-mata hanya untuk kita nikmati sendiri dan terkadang kita menjadi instrumen untuk membantu orang lain dari kemurahan hati kita.
Tidak ada yang mengalahkan kepuasan mengetahui bahwa kamu telah membantu orang lain yang membutuhkan meskipun kamu hanya dapat memberi dengan nominal kecil .
Itulah 9 tips penting Dave Ramsey soal uang yang bisa kita terapkan di tahun 2023 ini.
Semoga informasi ini bermanfaat ya! 😀


























