Bagaimana Cara Berhenti Membuang Waktu? – Banyak sekali orang yang tidak menghargai waktu yang dia miliki, aku termasuk salah satu diantaranya. Ketika berpikir soal waktu maka kita semua tahu bahwa setiap orang hanya memiliki waktu 24 jam sehari.

Bila dipikir-pikir, 24 jam itu waktu yang cukup untuk mencapai apapun yang kamu mau khususnya ketika kamu baru saja membaca buku atau mendengar cerita yang membuatmu termotivasi atau mulai melakukan apapun yang sudah kamu mimpikan selama bertahun-tahun.

Inspirasi - Cara Berhenti Membuang Waktu - 1

Oleh karena itu ambilah bolpen, sebuah buku, dan mulailah rencanakan harimu! Tulis apa saja yang ingin kamu kerjakan pada hari itu dan lakukan itu setiap kali kamu bangun pagi atau ketika tiba di kantor sebelum mulai bekerja.

Lalu apa yang bisa membantu kita untuk berhenti membuang-buang waktu?

1Bersikap Realistis

Bila kamu biasanya bangun pukul 06:00 pagi maka mulailah rancang waktumu untuk menggunakan 30 menit atau satu jam untuk mandi dan sarapan, lalu kamu sudah bisa mulai bekerja.

Namun tunggu dulu, kamu juga sebenarnya tidak perlu menghabiskan waktu selama itu untuk mandi dan sarapan kan? Mengapa kamu tidak menghabiskan waktu 10 menit saja untuk kedua hal itu agar bisa menghabiskan sisa 4 jam ke depan secara nonstop untuk bekerja?

Tentu saja kamu bisa beristirahat ketika jam makan siang dan rasanya 20 menit cukup untuk itu. Lalu kamu bisa kembali bekerja selama 8 jam ke depan.

Kalau kamu melakukan contoh seperti di atas, kemungkinan apa yang akan terjadi besok paginya adalah pertama kamu tidak akan bangun pagi pukul 06:00 WIB.

Baca Juga: Merasa Malas? Ini Cara Menguranginya!

Kedua, daripada menghabiskan waktu 10 menit untuk mandi dan sarapan kamu malah akan menghabiskan sekitar satu jam untuk kedua hal tersebut.

Ketiga, setelah 30 menit bekerja kamu akan mendapati dirimu duduk sambil menonton film atau mengecek akun sosial mediamu. Mungkin itu semua bisa terjadi pada semua orang termasuk juga aku.

Jadi, jika kamu tidak ingin mengalami kondisi seperti ini maka bersikap realistislah tentang berapa banyak waktu yang ingin kamu pakai untuk bekerja.

Jangan pernah merencanakan bekerja 4 jam secara nonstop ketika kamu tahu benar bahwa kamu tidak akan dapat bertahan lebih dari 30 menit tanpa harus mengecek akun sosial mediamu seperti Instagram.

2Ciptakan Periode Fokus

Hal ini menggiring kita pada poin kedua yakni ciptakan periode fokus. Kamu tidak perlu bekerja untuk waktu yang begitu panjang dan lama hanya untuk bisa produktif.

Satu jam bekerja dengan fokus yang intens akan lebih baik dan efisien dibandingkan 5 jam bekerja namun tidak maksimal.

Selama waktu ini berlangsung, kamu harus memiliki komitmen pada dirimu bahwa tidak boleh melakukan apapun selain bekerja bahkan untuk membalas telepon atau pesan sekalipun.

Oleh karena itu kamu harus mengesampingkan semuanya dan fokus hanya pada pekerjaan itu saja! Ini alasan mengapa hal ini akan berhasil.

Ketika di awal kamu berencana untuk bekerja selama 4 jam nonstop maka kamu tidak akan menyadari bahwa kamu mengecek HP, beristirahat, menonton video atau film di sela-sela jam tersebut.

Malahan pada akhirnya kamu akan tersadar bahwa kamu lebih banyak menghabiskan hal-hal yang mengganggu daripada bekerja! Coba bandingkan jika kamu hanya membuat rencana kerja selama satu jam.

Pertama, satu jam bukanlah waktu yang lama dan kebanyakan orang akan lebih bisa menahan diri mereka untuk tidak melakukan gangguan-gangguan tersebut selama waktu tersebut berlangsung.

Baca Juga: Cara Mencapai Produktivitas yang Tinggi

Jika teleponmu berbunyi, jika kamu mendapat pesan baru, jika kamu menerima email yang sudah kamu tunggu-tunggu beberapa hari ini, otakmu akan tahu bahwa pada waktu yang spesifik dan sebentar ini kamu akan bisa mengecek semuanya itu nanti dan akan lebih mudah bagimu untuk tetap fokus bekerja!

Kedua, setiap kali kamu memberikan waktumu pada hal-hal yang mengganggu ini dan setelah itu mengalihkan kembali perhatianmu pada pekerjaan maka gangguan itu akan meninggalkan sisa dan berujung pada mengurangi kapasitas koginitifmu.

Kamu justru akan membutuhkan waktu sekitar 20 – 30 menit lagi untuk bisa kembali fokus seperti kamu ketika belum terganggu.

Itulah sebabnya hanya dengan satu jam bekerja dengan fokus dan intens, kamu bisa mencapai banyak hal dibandingkan 5 jam bekerja!

Selain itu, jika kamu memiliki proyek yang ingin dikerjakan, jangan hanya mengucapkannya saja. Ketika kamu kembali ke rumah setelah bekerja pukul 17:00, kamu perlu beristirahat selama satu jam dan kembali bekerja selama 6 jam ke depan hingga tengah malam.

Hal tersebut terdengar menginspirasi dan bertekad kuat, namun tentu saja kamu tidak akan melakukan itu.

Kamu pasti lelah, kecapean, dan sesuatu yang tidak diharapkan mungkin muncul seperti biasa yang membuatmu tidak akan bekerja bahkan hanya selama 30 menit pun karena hal ini sering terjadi pada setiap orang.

Sebelum kembali ke tempat tidur, kamu akan merasa bersalah pada dirimu karena sudah menunda-nunda.

Namun, kamu tetap memutuskan untuk tidak menyerah dan kamu akan melakukannya kembali besok. Sayangnya, hal seperti ini akan terjadi lagi besok, besok, dan begitu seterusnya. Itu semua disebabkan karena waktu yang kita tetapkan untuk bekerja tidak realistis.

Kesimpulannya, lakukan segala sesuatu dengan cara masuk akal. Tetapkanlah waktu yang masuk akal untuk bisa fokus dalam menyelesaikan pekerjaan.

Karenanya, rencanakan periode fokusmu tidak lebih dari satu jam setiap satu tugas dan tidak perlu muluk-muluk. Kamu tidak perlu bekerja lama namun tetap bisa mencapai hasil yang baik bila kamu fokus mengerjakannya.


Bagaimana menurutmu? Apa gangguan terbesar bagimu dan bagaimana kamu menjaga dirimu agar tetap fokus bekerja? Silahkan tulis komentarmu pada kolom komentar di bawah ini ya!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.