30 Kutipan Investasi Terbaik Warren Buffett – Menjadi salah satu orang terkaya di dunia secara konsisten selama beberapa dekade, Warren Buffett menjadi sosok yang begitu dikagumi dan diidolakan.

Bukan hanya karena jumlah kekayaan yang begitu fantastis, namun juga karena kesederhanaan, kebijaksanaan, dan cara berpikir Opa Buffett yang banyak menginspirasi dan memberi pengaruh orang-orang muda lainnya.

Baca Juga: 13 Strategi Investasi Warren Buffett yang Harus Diterapkan – Part II

Kalimat-kalimat Opa Buffett yang begitu powerful sangat melekat di diri setiap orang yang membaca sehingga tak heran banyak kalimat tersebut dikutip sebagai bentuk motivasi dan self-reminder.

Berikut aku pilih beberapa kutipan terbaik Warren Buffett tentang investasi yang sangat bermanfaat bagi kamu yang ingin memulai investasi.

Apa saja kutipan investasi terbaik tersebut? Simak terus artikel ini ya!

1Jangan Pernah Kehilangan Uang

Prinsip utama dan terutama dalam berinvestasi bagi Warren Buffett adalah jangan pernah kehilangan uang.

Prinsip ini sangat penting dan sangat dijunjung tinggi oleh beliau, terbukti dari kutipan di atas “Never lose money” adalah aturan yang tidak boleh dilupakan.

2Harga vs Nilai

Perbedaan antara harga dan nilai adalah harga merupakan apa yang kamu bayarkan, nilai merupakan apa yang kamu dapat.

Prinsip ini juga penting, sangat tidak masuk akal bila kamu bersedia mengeluarkan uang hanya membeli penjepit rambut seharga ratusan ribu padahal nilainya mungkin hanya ribuan atau puluh ribuan di tempat berbeda.

3Dunia Bisnis

Dunia bisnis ibarat mobil, kaca spion selalu terlihat lebih jelas dibandingkan dengan kaca depan mobil.

Ini maksudnya tidak ada yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan sedangkan yang terjadi di masa lalu terlihat begitu jelas bahkan mungkin sedikit menakutkan.

4Memilih Bisnis

Dalam membeli dan memiliki bisnis, pilih hanya bisnis-bisnis yang membuatmu bahagia memilikinya dan bersedia menahannya dalam jangka panjang bahkan jika pasar modal harus tutup selama 10 tahun sekalipun.

5Mengenal Bisnis

Jangan pernah menginvestasikan uangmu pada sebuah bisnis yang tidak kamu pahami.

Pilih bisnis yang memang kamu familiar dengan model bisnis dan ruang lingkupnya serta hindari sifat ikut-ikutan hanya karena orang terdekat berinvestasi di suatu bisnis tertentu.

6Investasi

Beli sebuah perusahaan karena kamu memang ingin memilikinya bukan karena kamu menginginkan harga saham perusahaan itu naik lalu menjualnya.

7Mulai Sejak Dini

Warren Buffett sering berujar, aku melakukan investasi pertamaku di usia 11 tahun. Aku menghabiskan hidupku pada investasi saham sejak saat itu.

Berinvestasi memang lebih baik dimulai sedini mungkin karena hasil investasi baru benar-benar dapat kita rasakan dalam jangka panjang.

Semakin dini kamu memulai investasi maka semakin besar pula peluangmu untuk semakin sukses di usia muda.

8Wall Street

Wall Street adalah satu-satunya tempat di dunia ini dimana orang-orang yang mengendarai sebuah Rolls Royce meminta pendapat dari orang-orang yang menggunakan subway.

Para pialang saham menghabiskan hari dan waktu mereka setiap hari untuk memberikan hasil analisa bisnis dan saran kepada para investor untuk membeli suatu bisnis tertentu.

Bila mereka yakin akan hasil analisa dan saran mereka maka seharusnya mereka juga sudah menjadi konglomerat karena mereka harusnya membantu diri mereka terlebih dahulu bukan malah memperkaya orang yang sudah kaya.

9Diversifikasi Bisnis

Diversifikasi bisnis yang luas pada investasi hanya dibutuhkan ketika investor tersebut tidak memahami apa sebenarnya yang sedang mereka lakukan.

Mereka tidak mengerti bisnis apa yang harus diinvestasikan sehingga demi meminimalisir risiko besar, mereka melakukan diversifikasi yang luas.

10Cara Kaya

Akan kuberitahu bagaimana cara menjadi kaya. Kamu hanya perlu mengunci pintu. Takutlah ketika orang-orang di pasar saham rakus dan rakuslah ketika kebanyakan orang takut.

Jangan pernah ikut terbawa arus psikologi ketika orang banyak beramai-ramai membeli sebuah bisnis yang sedang ngetrend, lebih baik kamu diam dan memantau dari kejauhan saja.

11Membeli Perusahaan

Jauh lebih baik membeli sebuah perusahaan bagus di harga wajar dibandingkan membeli perusahaan biasa di harga murah.

Perusahaan bagus sudah terbukti memberikan hasil yang memuaskan sedangkan perusahaan biasa belum jelas akan bagaimana nasib ke depannya.

12IQ

Kamu tidak perlu menjadi ilmuan roket untuk menjadi seorang investor. Berinvestasi bukanlah sebuah permainan dimana orang dengan IQ 160 pasti akan mengalahkan orang dengan IQ 130.

Semua orang bisa saja menjadi investor tapi tidak semua orang memiliki kualitas yang dibutuhkan investor.

13Prediksi

Berhenti mencoba untuk memprediksi arah pasar saham, gejolak ekonomi, atau pemilihan kepala pemerintah di masa depan.

Jangan pernah berpaku atau terlalu fokus pada pemberitaan-pemberitaan yang beredar di media karena kebanyakan berita di luar sana terlalu dibesar-besarkan demi memunculkan kepanikan pasar dan ekonomi.

14Fluktuasi Pasar

Pandanglah fluktuasi pasar sebagai temanmu dibandingkan musuhmu. Hasilkan keuntungan dari kebodohan orang-orang dibandingkan ikut berpatisipasi di dalamnya.

Justru momentum ini bisa dijadikan strategi untuk kapan harus masuk atau keluar.

15Musuh Investor

Para investor harus ingat bahwa kegembiraan berlebihan akibat kenaikan harga saham dan pengeluaran-pengeluaran yang tidak penting di hidupmu adalah musuh-musuhmu yang perlu dihindari.

Tetap tenang dan percaya pada pedoman yang telah kamu buat, biarkan orang lain melakukan kebodoihan pada mental dan gaya hidup mereka.

16Waktu

Waktu adalah teman bagi bisnis-bisnis bagus dan musuh bagi bisnis-bisnis biasa.

Bisnis bagus tidak akan terpengaruh pada waktu apapun, bila terpengaruh pasti hanya terkena dampak sentimen negatif yang beredar di luar dan akan kembali bangkit dan berjaya.

17Konsisten

Kamu juga harus menolak godaan di sekitarmu untuk menyimpang dari pedoman-pedoman yang kamu miliki: Jika kamu tidak bersedia memegang sebuah saham dalam waktu 10 tahun maka jangan pernah berpikir untuk memilikinya bahkan hanya 10 menit saja.

Membangun konsistensi memang sangat sulit di awal, namun layak untuk diperjuangkan.

18Kesuksesan

Kesukesan dalam berinvestasi tidak berhubungan dengan IQ sekalipun IQ yang kamu punya sudah di atas 125.

Walaupun kamu memiliki kecerdasan yang biasa-biasa saja, hal lebih penting yang dibutuhkan seseorang adalah watak untuk mengontrol keinginan-keinginan yang menjadikan banyak orang menghadapi masalah dalam berinvestasi.

Kontrol diri adalah senjata terbaik seorang investor.

19Kebodohan

Alasan terbodoh dan konyol yang pernah ada di dunia ini dalam membeli sebuah saham adalah karena harga saham bisa naik dan mengambil keuntungan dari kenaikan harga tersebut.

Memang terlihat menggiurkan namun hasil jangka pendek itu tidak sepadan dengan hasil jangka panjang yang bisa dihasilkan.

20Kesabaran

Pasar saham ibarat sebuah perangkat yang bertugas untuk mentransfer uang dari orang-orang yang tidak sabar ke orang-orang sabar.

Maka bersabarlah karena kesabaran selalu membawa hasil maksimal dan terbaik.

21Selamanya

Waktu favorit dalam memegang bisnis adalah selamanya apalagi bila bisnis tersebut adalah bisnis luar biasa.

Siapa yang ingin melepaskan bisnis bagus bila kita bisa memilikinya selamanya? Bahkan keturunan kita pun bisa ikut menikmati hasil kerja keras yang telah kita buat.

22Risiko

Risiko berasal dari ketidakpahaman apa yang sedang kamu lakukan.

Jangan pernah ikut-ikutan, pahami mental dan kemampuanmu dan investasi pada apa yang memang kamu mengerti demi meminimalisir risiko.

23Sifat Penting Investor

Kualitas terpenting yang dimiliki seorang investor adalah watak bukan kecerdasan. Kamu membutuhkan sebuah watak yang entah memperoleh kesenangan besar dari kondisi ikut-ikutan dengan orang banyak atau bertentangan dengan orang banyak.

24Cara Menghasilkan Uang

Jika kamu tidak menemukan sebuah cara untuk menghasilkan uang ketika kamu sedang tidur, kamu akan bekerja sampai kamu meninggal.

Oleh karena itu berinvestasilah, biarkan bisnismu bekerja untukmu bahkan ketika kamu tidur sekalipun.

25Kerja Keras

Demi menjadi bagian dari 1% persen populasi yang sukses secara finansial, kamu harus mempersiapkan diri untuk melakukan apa yang 99% orang lainnya tidak lakukan.

Orang-orang tersukes di dunia melakukan segala sesuatu lebih ekstra dari orang rata-rata, itu yang menjadikan mereka stand out dan unggul.

26Pikiran

Pikiranmu itu ibarat sebuah bank. Apa yang kamu pelajari atau simpan adalah apa yang bisa kamu tarik kembali atau gunakan.

Oleh karena itu, penting untuk menyimpan pengetahuan, hal positif dan bermanfaat di pikiranmu agar ke depannya kamu bisa menggunakannya kembali ketika dibutuhkan.

27Mental

Berikan seorang yang kaya uang sebesar $1.000 maka dia akan melipatgandakan dan mengembalikannya sebesar $100.000. Berikan orang bangkrut uang sebesar $1.000, dia akan mengembalikan kepadamu pakaian dan celanan jeans.

Orang kaya berpikir bagaimana meningkatkan apa yang sudah ada sedangkan yang bangkrut memikirkan bagaimana menikmati apa yang ada.

28Pengetahuan

Investasi pada pengetahuan memberimu bunga terbaik karena pengetahuan tidak pernah meninggalkanmu ketika kamu sulit, pengetahuan bisa menjadi alatmu untuk bangkit kembali.

29Diri Sendiri

Berinvestasilah pada dirimu sendiri, pengetahuan yang kamu miliki adalah mesin kekayaanmu.

Tidak ada yang lebih baik dari membekali diri dengan pengetahuan sebanyak mungkin yang kita bisa.

30Kaya vs Miskin

Perbedaan orang kaya dan orang miskin adalah orang kaya berinvestasi pada waktu karena mereka paham waktu adalah uang dan tidak bisa diputar kembali sedangkan orang miskin berinvestasi pada uang.


Dari kutipan investasi di atas, kutipan mana yang paling kamu suka dan paling konsisten kamu turuti dalam keseharianmu? Bagikan komentarmu pada kolom komentar di bawah ini ya!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.