6 Pelajaran Berharga dari Rich Dad Poor Dad – Siapa dari antara kamu yang belum pernah membaca buku Rich Dad Poor Dad karya agung Robert Kiyosaki?

Bila kamu ingin belajar tentang cara mengelola uang dengan benar maka buku yang paling tepat sebagai panduan adalah Rich Dad Poor Dad. Bisa dikatakan buku ini ibarat financial bible karena kamu bisa belajar banyak hal dari buku itu.

Banyak orang yang salah kaprah tentang uang selama ini dan buku ini bertujuan untuk meluruskan kembali hal-hal yang sangat prinsip tentang uang.

Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Kamu Akan Gagal

Robert Kiyosaki menjelaskan bahwa guru terbaik dalam hidup adalah kehidupan itu sendiri. Kamu setiap hari bangun dan kehidupan akan memberikan suatu hal atau masalah yang harus kamu pecahkan dan itu yang akan menjadi pembelajaran untukmu.

Kesempatan juga selalu datang dan pergi, tinggal bagaimana kita melihat bahwa itu adalah sebuah kesempatan atau tidak sembari dituntut untuk mengambil keputusan yang tepat dan cepat di saat yang bersamaan.

Uang - Pembelajaran Berharga dari Rich Dad Poor Dad - 1

Pengarang buku best-seller ini juga mengatakan bahwa ada perbedaan besar dan mendasar antara orang yang berpikir kaya dan yang tidak. Dalam hal ini dia membandingkan kedua ayahnya yakni Rich Dad (ayah kaya) dan Poor Dad (ayah miskin).

Baca Juga: Langkah Penting yang Harus Dilakukan Untuk Menjadi Seorang Miliuner

Sebagai contoh, bila ada sebuah pertanyaan yang muncul seperti “Apakah kau ingin membeli mobil Ferrari?.” Poor Dad akan menjawab dengan lantang “Aku tidak mampu membelinya!.” Sebaliknya, Rich Dad menjawab “Bagaimana aku bisa mendapatkannya?.”

Dari kedua respon ayah tersebut sudah jelas terdapat perbedaan besar. Satu sudah langsung memutuskan tidak akan mampu membelinya yang berarti otak diajak berhenti bekerja.

Sedangkan respon yang satunya memberikan sebuah pertanyaan bagaimana dia bisa mendapatkannya yang berarti otak dipaksa berpikir untuk mencari cara!

Baca Juga: Mempersiapkan Dana Pensiun Dengan Rp 100.000 Setiap Hari

Pembelajaran seperti ini tentu saja tidak kita dapatkan di sekolah. Oleh karena itu aku ingin berbagi tentang pembelajaran penting dan berharga dari buku Rich Dad Poor Dad yang mungkin akan mengubah cara berpikirmu. Apa saja pembelajaran berharga tersebut? Yuk, baca terus artikel ini!


6 Pelajaran Berharga dari Rich Dad Poor Dad

1Orang Kaya atau Orang dengan Cara Berpikir Kaya Tidak Bekerja untuk Uang

Orang kaya bukan bekerja untuk mencari uang, itu sudah jelas. Mereka bekerja untuk memperoleh aset.

Baca Juga: Buat Kamu Pasangan yang Baru Menikah, Coba Praktikkan 10 Tips Keuangan Ini

Selama ini banyak orang berpikir bahwa rumah, tanah, atau kendaraan yang mereka miliki adalah sebuah aset berharga. Di sini aku bantah ya, semua yang kamu miliki itu bukan aset tapi kewajiban!

Mengapa demikian? Kok bisa? Pasti banyak pertanyaan itu muncul di kepala. Nanti akan aku jelaskan di artikel terpisah, ok?

Selain bekerja untuk mendapatkan aset, orang kaya juga bekerja untuk menciptakan pendapatan pasif (passive income).

[postembedexternal exurl=”https://www.seniberpikir.com/statistik-virus-corona-terkini-covid-19/”]

Kamu pasti sudah paham apa yang dimaksud pendapatan pasif bukan? Atau masih ada yang belum mengerti?


2Kecerdasan Finansial adalah Kunci untuk Mencapai Kebebasan Finansial

Kecerdasan finansial atau melek keuangan (financial literacy) adalah kuncinya. Lalu apa sih sebenarnya financial literacy itu? Kamu sudah paham tentang financial literacy ketika kamu bisa melihat uang dengan pikiranmu bukan dengan matamu. Bingung?

Baca Juga: Bagaimana Sebenarnya Cara Berpikir Orang Kaya?

Jadi begini, kamu dikatakan sudah memiliki kecerdasan finansial ketika kamu sudah bisa membaca laporan keuangan, membedakan apa yang dinamakan aset dan kewajiban, paham perbedaan antara keuntungan modal (capital gain) dengan arus kas, dan lain sebagainya.

Kamu tidak harus menjadi orang akuntansi untuk bisa mengerti ini karena aku juga bukan orang akuntansi. Bila tertarik menjadi orang yang cerdas secara finansial maka nanti aku jelaskan di artikel terpisah ya!

3Pikirkan Bisnismu Sendiri

Bisnis di sini adalah uangmu sendiri. Kamu harus mulai menganggap bahwa uang adalah bisnis karena dari uang itulah kamu bisa menghasilkan uang lebih banyak lagi.

Baca Juga: 5 Aturan Penting Soal Permainan Uang yang Harus Kamu Tahu

Ingat, profesimu saat ini bukanlah bisnismu. Jadi berhenti beranggapan bahwa kamu sedang menjalankan sebuah bisnis dengan profesi yang kamu miliki kini.

4Pelajari Lebih dalam Tentang Pajak dan Korporasi

Kamu harus mengerti mengapa orang kaya semakin kaya dan orang yang miskin hidup begitu-begitu aja atau malah makin miskin. Terdapat perbedaan di sana yakni soal pajak.

Baca Juga: Agar Keuangan Sehat, Jangan Lakukan Hal Ini Pada Uang!

Tahukah kamu, bila kamu bekerja di sebuah perusahaan maka komponen yang terlebih dahulu dipotong dari penghasilanmu adalah pajak. Jadi tidak heran kamu selalu tinggal menerima gaji bersih saja.

Contoh kongkrit di Amerika Serikat. Di negara adidaya tersebut orang-orang kaya justru lebih sedikit membayar pajak dibandingkan karyawan biasa.

Apalagi pajak di sana begitu besar sehingga terbayang betapa sulitnya hidup di negara tersebut bila gaji kita hanya pas-pasan saja.

Mengapa bisa seperti itu? Penjelasannya ada pada artikel di bawah ini, silahkan dibaca dan semoga membantu.

Baca Juga: Kenapa Orang Kaya Bayar Pajak Lebih Sedikit Dibandingkan Kebanyakan Orang?

5Orang Kaya Menciptakan Uang

Pada poin ini kamu pasti sudah tahu kemana arahnya kan? Bila kamu ingin menjadi orang kaya maka kamu perlu mempelajari apa yang dinamakan investasi.

Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Kamu Tidak akan Pernah Kaya

Dari investasi kamu akan menciptakan uang yang lebih banyak lagi. Poin ini ada korelasinya dengan poin ketiga tentang pikirkan bisnismu karena kamu baru bisa menciptakan bisnis dengan uang bukan dengan jabatan yang kamu punya.

Banyak cara untuk menciptakan uang salah satunya dengan mulai berbisnis. Bisnis yang kamu bangun juga bisa dimulai dari hal-hal yang kamu suka karena setiap orang memiliki minat yang berbeda-beda.

Oleh karena itu tidak ada salahnya kamu sudah mulai memikirkan hal tersebut dari sekarang.

6Bekerja untuk Belajar, Bukan Bekerja untuk Uang

Ketika kamu bekerja, anggap saja pekerjaanmu itu untuk memberikanmu pelajaran baru bukan semata-mata untuk uang. Bisa saja dari pekerjaanmu itu kamu bisa membangun sebuah bisnis di bawah benderamu sendiri.

Baca Juga: 4 Panduan Sederhana Membuat Anggaran yang Mudah dan Efektif

Pelajari bagaimana uang itu bekerja dan juga belajar bagaimana cara membuat uang bekerja!


Dari poin-poin di atas apakah kamu menemukan kebingungan? Atau yang sudah pernah membaca bukunya menemukan hal tambahan di luar poin ini? Silahkan tuliskan komentarmu pada kolom di bawah ini ya!

2 KOMENTAR

  1. Hi kak, nice post. Saya Andre. Saya suka kontennya. Sebenarnya saya sudah baca bukunya, apalagi ini juga buku lama tapi memang masih laris dipasaran. Saya butuh post seperti ini untuk catatan pribadi saya, jadi saya bisa buka lagi sewaktu waktu jika belum sempat baca ulang. Selain itu saya juga minta izin untuk sedikit mengambil isinya untuk konten video saya.

    Sekali lagi terimakasih banyak, sukses selalu

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.