13 Strategi Investasi Warren Buffett yang Harus Diterapkan – Part II – Bagi para investor saham, nama Warren Buffett tidak akan asing di telinga. Beliau adalah contoh sempurna seorang investor tersukses di dunia.

Tak ayal memang karena beliau sudah menggeluti dunia investasi khususnya pasar modal lebih dari 7 dekade atau lebih tepatnya sudah mulai berinvestasi saham sejak dia berusia 11 tahun!

Baca Juga Part I

Warren Buffett yang begitu sederhana dan tajir gak ketulungan secara konsisten selalu masuk dalam 5 besar orang terkaya di dunia versi Majalah Forbes selama lebih dari 20 tahun.

Beliau juga menjadi orang kaya yang aku idolakan sekaligus inspirasiku dalam terjun ke dunia saham walaupun aku masih kacang goreng dibanding beliau hehe. Tapi semangat beliau itu seperti menular dan membuatku ingin terus belajar!

Instrumen - Strategi Investasi Warren Buffett - 13

Melewati kondisi ekonomi global yang begitu dinamis selama berpuluh-puluh tahun tidak membuat Opa Buffett kalah oleh waktu.

Malahan dia masih bisa berdiri tegak dan semakin kuat sehigga tak heran Surat Tahunan kepada para pemegang saham Berkshire Hathaway Inc. selalu dinantikan.

Lalu apa aja lanjutan strategi investasi Warren Buffett? Yuk Simak!

13 Strategi Investasi Warren Buffett yang Harus Diterapkan

1Beli Saham Karena Kamu Paham

Bila kamu ingin membeli saham maka belilah saham yang bisnisnya kamu pahami dengan baik, bukan karena sekedar mengikuti tren yang sedang ada.

Bila kamu tipe investor defensif maka lebih baik pilih instrumen investasi lainnya yang lebih kamu pahami.

Opa Buffett mengibaratkan membeli saham sama seperti membeli rumah, kamu harus mengerti dan suka akan saham itu sehingga ketika pasar saham harus tutup untuk jangka waktu yang lama kamu tidak perlu pusing karena kamu percaya sahammu akan tetap aman.

Baca Juga: Pengertian Investasi, Konsumsi, dan Spekulasi

Kenyataannya, Warren Buffett masih tinggal di rumah pertamanya di Omaha, Nebraska yang dia beli pada tahun 1958 sebesar $31.500 dolar.

Sampai dengan saat ini rumah itu menjadi tempat peristirahatannya walaupun sebenarnya dengan kekayaan yang dimiliki dia mampu memiliki rumah paling mewah di setiap kota termahal di dunia.

2Tahu Bagaimana Mengontrol Uangmu

Warren Buffett pernah berkata, “If you cannot control your emotion, you cannot control your money.”

Jadi sebenarnya, salah satu kiat menjadi investor saham yang handal adalah dengan tahu bagaimana mengontrol diri dengan baik.

3Cermat Melihat Peluang Bagus

Cerdik melihat peluang merupakan salah satu hal penting yang disarankan Opa Buffett apalagi bila peluang tersebut besar dan jarang terjadi.

Dia berujar, “Opportunities come infrequently. When it rains gold put out the bucket not a thimble.” Oleh karena itu selalu persiapkan diri dengan baik dan biarkan peluang menghampirimu.

4Tentukan Pahlawan Secara Bijak

Benjamin Graham

Untuk bisa mencapai kesuksesan seperti ini, Warren Buffett beruntung dikelilingi orang-orang yang memotivasinya untuk terus maju dan menjadikan mereka sebagai pahlawan.

Dia menuturkan bahwa terdapat 3 orang yang menjadi pahlawan dalam hidupnya.

Mereka adalah ayahnya Howard Buffett, Benjamin Graham yang merupakan dosen Warren Buffett di Cambridge University dan sekaligus menjadi mentor dan pemberi ilmu pada Warren Buffett terkait value investing, dan terakhir partner Warren Buffett sendiri di Berkshire Hathway Inc. bernama Charlie Munger.

5Beli dan Tahan / Rip Van Winkle Investing

Strategi investasi Warren Buffett adalah buy and hold (beli dan tahan) dan bila ditelisik lebih dalam, saham-saham yang dia miliki itu merupakan saham yang sudah berusia puluhan tahun. Tampakanya Opa Buffett memang tipe setia ya.

Strategi ini dikenal juga dengan istilah Rip Van Winkle yang merupakan seorang tokoh dalam novel karya Washington Irving.

Dalam novel tersebut, tokoh ini tidur di bawah sebuah pohon hingga suatu ketika dia terbangun, dia melihat semuanya berubah dan tumbuh subur setelah 20 tahun lamanya.

Warren Buffett membeli perusahaan Coca Cola pada tahun 1988 dan masih menyimpannya hingga kini. Selama 5 dekade, portofolio Warren Buffett bertumbuh 21% per tahun.

6Memberi Kembali Kepada Masyarakat

Tidak hanya bertengger sebagai salah satu orang terkaya di dunia, Warren Buffett juga seorang filantropis yang dengan sukarela membagi-bagi harta miliknya untuk kebutuhan amal.

Dia salah satu orang yang paling dermawan di dunia. Sejak tahun 2000 dia telah aktif menyumbangkan $46 miliar dolar dari $66 miliar dolar (71% dari total harta saat itu) kekayaannya ke berbagai macam yayasan amal.

Dana terbesar disumbangkan ke yayasan amal milik Bill Gates dan istrinya yakni Bill & Melinda Gates Foundation.

Dia berujar, “If you’re in the luckiest 1% of humanity, you owe it to the rest of humanity to think about the other 99%.

Mulia dan penuh inspiratih sekali ya Opa ini 🙂

7Tahu Apa yang Sedang Dilakukan

Bila orang-orang berkata bahwa berinvestasi saham memberikan tingkat risiko yang jauh lebih besar dibandingkan instrumen investasi lainnya maka Warren Buffett bapak investasi memiliki jawaban pamungkasnya yakni “Risk comes from not knowing what you are doing.”

Jadi pastikan terlebih dahulu investasi seperti apa yang kamu lakukan, jangan terjebak pada investasi bodong yang sangat marak terjadi belakangan ini.

8Tidak Perlu Melakukan Diversifikasi

Mungkin demi menghindari risiko besar, banyak investor yang memegang berbagai macam saham dari berbagai bisnis atau melakukan diversifikasi.

Atau lebih ekstrim lagi, membeli semua saham perusahaan terbuka namun dalam jumlah kecil secara merata agar tidak terlalu rugi bila terjadi market crash.

Baca Juga: 30 Kutipan Investasi Terbaik Warren Buffett 

Namun, Opa Buffett berpendapat, “Diversification is a protection against ignorance. It makes little sense if you know what you are doing.”

Jadi, kesimpulannya lebih baik kamu membatasi sektor bisnis mana yang kamu mengerti dengan baik dan pilihlah perusahaan yang terbaik dari sektor-sektor tersebut.

9Jangan Serakah, Nikmatilah Hidup

Dalam hidup menjadi serakah akan membawa kita kepada kehancuran, dan banyak contoh yang sudah membuktikannya.

Salah satu hal penting yang tak boleh dilupakan adalah Warren Buffett mencintai apa yang dia kerjakan. Dia sudah mulai berinvestasi saham sejak usia 11 tahun dan masih melakukannya di usia yang hampir menginjak 90 tahun.

Karena cinta dan komitmen itu dia bisa mencapai kesuksesan dan menikmati hidupnya walaupun dengan cara yang sangat sederhana untuk ukuran orang yang super kaya.

Seperti Opa Buffett bilang, “Not doing what we love in the name of greed is the very poor management of our lives.”

10Percaya Diri

Memiliki kepercayaan diri juga merupakan kualitas penting yang sebaiknya dimiliki setiap orang. Kepercayaan diri itu memotivasi kita untuk tetap fokus mengejar apa yang menjadi tujuan hidup karena kita yakin kita mampu.

Seperti Opa Buffett yang sudah bisa melihat dirinya sukses di masa depan. “I always knew that I was going to be rich. I don’t think I ever doubt it for a minute.”

11Definisi Sukses

Setiap orang pasti memiliki definisi sukses yang berbeda-beda begitu pula dengan Warren Buffett.

Mungkin orang berfikir sukses bagi Opa Buffett adalah menjadi miliarder, faktanya dia mengukur kesuksesan dengan berapa banyak orang yang mencintai dirinya.

Sungguh sangat menginspirasi ya!

12Lakukan Apa yang Kamu Cintai

Opa Buffett berpesan, “In the world of business, the people who are most successful are those who are doing what they love.”

Dia mengatakan orang yang sangat mencintai apa yang dia kerjakan adalah orang paling sukses di dunia.

13Dua Aturan Investasi

Mungkin para idola Opa Buffett, termasuk diriku, pasti sudah hapal betul apa yang menjadi aturan penting investasi.

Dia selalu berulang-ulang mengucapkan kalimat ini kemanapun dia diundang hadir entah itu untuk memberikan seminar investasi atau wawancara di siaran TV di Amerika Serikat.

Baca Juga: 25 Kutipan Kehidupan Terbaik Warren Buffett

Dua aturan tersebut adalah “Never lose money” dan “Never forget rule number one“. Masuk akal karena tidak ada gunanya investasi bila kita harus kehilangan uang, kan?


Dari semua strategi investasi Warren Buffett, yang mana menjadi strategi favoritmu? Tuliskan komentarmu pada kolom komentar di bawah ini ya!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.