Virus Corona Menggerogoti: Bagaimana Dampak Terhadap Perekonomian Indonesia? – Semenjak munculnya virus corona (COVID-19) pertama kali di Wuhan, China pada akhir Desember 2019 lalu, hampir 300.000 orang telah terjangkit virus ini di seluruh dunia.

[postembed url=”https://ladypinem.com/investasi/idx-high-dividend-20-dividen/”]

Penyebaran virus corona yang sangat pesat telah memaksa sejumlah negara melakukan lockdown hingga beberapa waktu ke depan yang belum dipastikan.

Sekolah, universitas, kantor, aktivitas lain seperti ibadah umum di gereja, dan juga pertemuan-pertemuan umum ditiadakan demi meminimalisir penyebaran virus ini.

Virus Corona Menggerogoti Perekonomian Indonesia 

Virus Corona
Sumber: KCRG.com

Di Indonesia, virus corona baru “terdeteksi” pada awal Maret 2020 dengan laporan dari dua wanita (ibu dan anak) yang berdomisili di Depok ketika mereka melakukan pemeriksaan ke Rumah Sakit karena merasakan gejala terjangkit virus corona seperti deman dan gangguan pernapasan dengan inisiatif dari mereka sendiri.

Diinformasikan bahwa beberapa hari sebelumnya, mereka melakukan kontak langsung dengan warga Jepang yang ternyata positif terjangkit virus corona.

[postembed url=”https://ladypinem.com/investasi/indeks-saham-lq45-bei/”]

Dengan adanya laporan ini, masyarakat Indonesia pun mulai panik dan melakukan panic buying ke toko-toko sembako untuk melakukan “penyelamatan diri” agar dapat bertahan selama kasus ini terus berlangsung yang tidak tahu kapan akan berakhir.

Permintaan akan masker serta hand sanitizer pun melonjak drastis dan berharga fantastis!

Kurang dari sebulan, kasus positif corona di Indonesia kian melonjak drastis. Per 23 Maret 2020, kasus positif corona di Indonesia telah mencapai 579 kasus dimana 49 orang dinyatakan meninggal dunia.

[postembed url=”https://ladypinem.com/investasi/permainan-uang/”]

Jika dilihat dari segi persentase kematian, Indonesia memiliki persentase kematian tinggi mirip Italia.

Persentase kematian di Indonesia akibat corona mencapai 8,46%.

Sedangkan Italia yang saat ini menempati posisi kedua tertinggi di dunia setelah China memiliki kasus sebesar 59.138 dengan korban meninggal dunia sebanyak 5.476 dan persentase kematian 9,25%!

Virus Corona
Sumber: WHO – data kasus virus corona di seluruh dunia per 23 Maret 2020

Lalu bagaimana dampak virus corona bagi perekonomian Indonesia?

Gejolak penurunan IHSG menghantam sejumlah bisnis di Indonesia.

Banyak harta orang-orang terkaya di Indonesia ikut tergerus akibat panic selling yang dilakukan oleh para investor karena fenomena ini.

[postembed url=”https://ladypinem.com/investasi/saham-blue-chip-di-bei/”]

Investor pun lebih senang memegang uang tunai akibat pandemik yang menyerang seluruh dunia dan ketidakpastian yang akan terjadi ke depannya.

Alhasil, IHSG pun terkoreksi sangat dalam sejak isu virus corona ini mulai merebak di akhir Desember 2019 lalu.

Virus Corona 1
Sumber: Yahoo Finance – IHSG terkoreksi sangat dalam dan telah melewati batas 4.000 basis poin per 23 Maret 2020

Wajar saja, ekonomi dunia termasuk Indonesia menjadi lesu karena kegiatan kantor menjadi tidak begitu maksimal dan karyawan pun dihimbau untuk bekerja dari rumah.

Banyak pabrik-pabrik di seluruh dunia yang produksinya perlahan dikurangi bahkan ada yang ditutup sementara waktu seperti pabrik otomotif demi menekan penyebaran virus corona ke antar karyawan.

Di Jakarta sendiri, tempat-tempat hiburan telah resmi ditutup sementara dan para polisi pun dikerahkan untuk melakukan patroli demi membubarkan segala macam bentuk social gathering yang mungkin masih terjadi di tengah masyarakat.

[postembed url=”https://ladypinem.com/investasi/tips-keuangan-sehat/”]

Bahkan ada beberapa wilayah di Indonesia yang berupaya meakukan lockdown demi menahan penyebaran virus corona ini.

Saat ini, pemerintah menghimbau masyarakat untuk melakukan social distancing dan bahkan naik menjadi physical distancing agar korban tidak bertambah lagi.

Masyarakat pun harus rela mengisolasi diri di rumah setidaknya hingga 2 minggu ke depan.

Tidak hanya sampai di situ, nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika juga babak belur dan telah melampaui angka Rp 16.000.

Apakah akan terjadi resesi ekonomi di Indonesia?

Virus Corona 2
Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika per 23 Maret telah mencapai Rp 16.600

Kepanikan jelas menghantui masyarakat saat ini karena belum ditemukannya vaksin resmi yang dapat menangkal penyebaran virus dan mengobati para pasien, meskipun dikatakan persentase kesembuhan akan virus corona sangat tinggi yakni mencapai 97%.

Pandemik virus corona seakan mengingatkan kita kembali akan apa yang pernah terjadi di 100 tahun silam.

Itulah Spanish Flu yang menjadi pandemik dan bencana global yang terjadi di Januari 1918 – Desember 1920 dan memakan banyak sekali korban jiwa.

[postembed url=”https://ladypinem.com/investasi/aturan-penting-tentang-uang/”]

Saat ini, pemerintah pun bahu membahu meminimalkan dampak virus corona dan mengerahkan segala upaya agar tidak terjadi mimpi buruk yakni resesi ekonomi.

Bank Indonesia telah mengeluarkan kebijakan untuk merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 dari 5,0 – 5,4 persen menjadi 4,2 – 4,6 persen.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, juga menuturkan bahwa virus corona tidak dipungkiri menyebabkan ketidakpastian yang sangat tinggi dan menurunkan kinerja pasar keuangan global.

Virus corona juga menekan banyak mata uang dunia serta memicu pembalikan modal kepada aset keuangan yang dianggap aman.

[postembed url=”https://ladypinem.com/investasi/tujuan-keuangan/”]

Selain itu, terjadi juga penurunan pada prospek pertumbuhan ekonomi dunia akibat terganggunya rantai penawaran global, menurunnya ekspor-impor, dan melemahnya keyakinan pelaku ekonomi.

Pendapatan transportasi online dan juga transportasi umum lainnya disebut turun secara drastis.

Industri penerbangan adalah salah satu industri yang paling berdampak akibat virus corona ini karena telah banyak negara yang menutup akses keluar dan masuknya pengunjung ke negara mereka.

Hal ini memaksa industri penerbangan harus “merumahkan” para pekerja mereka untuk sementara waktu.

Dengan kondisi seperti ini, apa yang harus dilakukan?

Kita hanya bisa waspada, berdoa, dan patuhi segala aturan yang telah ditetapkan pemerintah agar upaya-upaya pencegahan penyebaran virus corona ini dapat berjalan lebih mudah.

Bagi kamu yang sakit, silahkan beristirahat di rumah dan gunakan masker setiap kamu keluar ruangan.

Ini bisa membantu saudara-saudara yang lain untuk tidak terjangkit virus corona dan memutus mata rantai virus tersebut.

Inilah saat yang paling tepat untuk bersatu bersama-sama melawan virus corona bukan malah menjadi lawan pemerintah.

Bila tidak bisa menjadi relawan maka jaga diri sendiri dan lakukan hal-hal lain yang positif. Pantau terus perkembangan berita dan pintar-pintarlah memilah-milah informasi.

[postembed url=”https://ladypinem.com/investasi/cara-menyimpan-uang-lebih-praktis/”]

Bagi yang masih sehat dan fit, jangan anggap remeh virus corona ini. Lebih baik tetap diam di rumah dan isolasi diri saja. Musuh dapat terlihat, namun virus tidak.

Jaga pola makan sehat, konsumsi vitamin, tidur yang cukup, sering-sering cuci tangan, jaga kebersihan diri, hindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit, dan yang paling penting adalah kelola pikiran yang positif.

Pikiran yang panik dan terlalu was-was dapat memperlemah sistem imum dan hal ini bisa menjadikan virus corona lebih mudah masuk ke tubuh.

Manfaatkan waktu ini untuk merefleksikan diri dan merenungkan apa sebenarnya hal yang terpenting dalam hidup.

[postembed url=”https://ladypinem.com/investasi/kecerdasan-finansial-rich-dad/”]

Ajal kapan saja dapat menjemput dan manfaatkan masa-masa ini untuk semakin dekat dengan Tuhan, keluarga, dan semakin menghargai hal-hal sederhana dalam hidup.

Percayalah, pandemik ini akan segera berakhir dan ekonomi Indonesia akan segera pulih.

Dunia telah bersatu untuk memerangi virus corona ini dan negara-negara maju juga telah berupaya dengan teknologi canggih yang tersedia serta science yang berkembang untuk menemukan vaksin.

Semoga vaksin segera ditemukan dan banyak korban yang akan terselamatkan.

Jaga kesehatan dan stay positive!

[postembed url=”https://ladypinem.com/investasi/cum-date-dividen/”]

Jangan lupa dukung blog ini dengan bantu share artikel ini dan jangan lupa like dan follow akun media sosialku (FacebookTwitterInstagram, dan Pinterest) ya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.