17 Destinasi Menarik yang Membuatmu Ingin Segera Berkunjung ke Nusa Penida, Bali – Berkunjung ke Bali akan membuatmu semakin bersemangat karena ada Nusa Penida di sana.

Nusa Penida yang masih “perawan” ini menyimpan begitu banyak keindahan alam unik yang tak boleh dibiarkan begitu saja. Kamu harus berkunjung dan menikmati pemandangan yang begitu menakjubkan.

Baca Juga: Catatan Perjalanan ke Nusa Penida: The Golden Egg of Bali

Setidaknya terdapat 17 destinasi menarik yang akan membuatmu ingin segera mengunjungi pulau dengan julukan The Golden Egg of Bali itu.

Destinasi-destinasi tersebut dibagi ke dalam 3 kategori wilayah yakni di Barat, Selatan, dan Timur. Semua destinasi sangat instagramable loh 😀 Ingin tahu apa saja 17 destinasi tersebut, berikut rinciannya.

17 Destinasi Menarik yang Membuatmu Ingin Segera Berkunjung ke Nusa Penida, Bali

Aku berpose di spot fenomenal di Pantai Pasih Uug

Pasih Uug atau sering juga disebut Broken Beach merupakan salah satu destinasi wajib dikunjungi di Nusa Penida.

Pantai yang memiliki jembatan yang berlubang di tengah ini begitu indah dengan hamparan pemandangan laut turquoise di sekitarnya.

Menikmati keindahan Broken Beach lebih baik pagi atau pun siang hari karena orang lokal mengatakan bila beruntung kita bisa melihat langsung ikan pari dan lumba-lumba berenang liar di laut ini.

Angel’s Billabong, Nusa Penida, Bali

Berlokasi tidak jauh dari Pasih Uug, Angel’s Billabong juga memiliki keindahannya sendiri. Angel’s Billabong merupakan natural infinity pool di mana kolam ini merupakan kolam alami tempat air sungai yang bermuara sebelum berakhir di lautan. Kolam ini dikelilingi oleh batu karang yang berwarna berbeda di setiap tempat berbeda pula.

Air di kolam alami ini juga sangat jernih dan kamu bisa berenang di bawah sana. Hanya saja, jangan datang di Juni bila ingin menikmati jernihnya air kolam ini karena angin timur dari Australia sedang menerpa Pulau Bali.

Oleh karena itu ombaknya sangat tinggi dan kita pun tidak diperbolehkan turun dan berenang ke bawah, khawatir bisa ketarik ke laut sehingga dapat mengancam keselamatan.

Tak heran, karena keindahannya inilah Angel’s Billabong disebut sebagai Primadona Nusa Penida.

Kelingking Secret Point, Nusa Penida, Bali

Kelingking Beach yang lebih terlihat mirip seperti Tyrannosaurus Rex dibandingkan jari kelingking ini juga menawarkan pemandangan yang tak kalah indah.

Disebut secret point karena dulunya, keindahan Kelingking Beach hanya bisa dinikmati dari kejauhan saja atau dari secret point/spot yang dibuat oleh orang lokal.

Namun, seiring berjalannya waktu tepatnya semenjak tahun lalu, sudah dibuka jalan untuk bisa turun ke bawah dan bisa langsung menikmati pantai dan bermain-main di atas pasirnya.

Pemandangan tebing nan unik, halusnya pasir yang berwarna putih, dan birunya laut menghasilkan pemandangan yang spektakuler.

‘Bertengger’ di Pohon Cinta

Di area Kelingking Secret Point, terdapat pohon mati yang biasa disebut sebagai Pohon Cinta.

Dari pohon ini kamu bisa menikmati keindahan laut biru yang seakan menyatu dengan birunya langit. Bukan hanya itu saja, kamu juga bisa melihat Tebing Banah dengan sangat jelas dari sini.

Aku berpose di Paluang Cliff saat backlight

Paluang Cliff juga cukup dekat dari area Kelingking Secret Point. Dengan menggunakan sepeda motor sekitar 7 menit, kamu bisa tiba di lokasi ini.

Paluang Cliff itu sendiri merupakan sebuah spot yang memungkinkan pengunjung untuk bisa melihat tebing/batu yang terdapat di Kelingking Beach.

Bisa dikatakan bahwa Paluang Cliff ini merupakan hidden spot untuk bisa melihat keindahan batu yang ada di Kelingking Beach dari sudut pandang yang berbeda alias dari belakangnya. Paluang Cliff menjadi salah satu spot terbaik untuk menyaksikan sunset.

6Pantai Banah

Tebing Banah, Nusa Penida, Bali – Picture Courtesy of Google

Pantai Banah menjadi objek yang cukup mencuri perhatian di Nusa Penida. Sebenarnya tidak ada pantai di sini hanya ada tebing-tebing yang berada di tengah lautan lepas. Namun masyarakat lokal lebih sering menyebut istilah tebing-tebing ini dengan nama Pantai Banah.

Tebing paling terkenal adalah yang memiliki lubang besar di tengah yang diakibatkan oleh hantaman ombak keras.

Walaupun tebing tersebut terbentuk dari batuan kapur namun terdapat tanaman-tanaman yang tumbuh subur di atasnya sehingga memberikan pemandangan indah nan kontras dengan birunya laut bila dilihat dari kejauhan.

Aku bersama ketiga temanku berpose di Pantai Crystal Bay

Crystal Bay ini merupakan salah satu spot yang wajib kamu kunjungi ketika berada di Nusa Penida. Penampakannya sekilas mirip seperti pantai di Ancol. Pantai ini memang sudah komersil karena akses yang mudah, banyaknya toko-toko, dan ramainya pengunjung.

Diantara pantai yang ada di Nusa Penida, memang Crystal Bay yang paling terkenal maka tak heran pantai ini begitu komersil.

Di sini kamu bisa menikmati sunset dan menikmati pasir berwarna putih dikombinasikan dengan air laut berwarna hijau turquoise, indah sekali!

8Mata Air Tembeling

Mata Air Tembeling, Nusa Penida, Bali – Picture Courtesy of Google

Nusa Penida tidak hanya kaya akan pantai namun juga mata air, salah satunya Mata Air Tembeling. Berlokasi di tengah hutan yang tidak terlalu jauh dari area pantai, kamu perlu berjalan kaki sekitar 60 menit dari lokasi parkiran umum karena jalanan yang masih jelek.

Awalnya, mata air ini ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang ibu yang sedang hamil (hamil dalam bahasa Bali, beling).

Dia mencari sapi-nya yang tidak kelihatan hingga akhirnya nyasar ke hutan ini, karena hal tersebut maka nama mata air ini disebut Tembeling.

Sebelum mata air ini terkenal seperti sekarang dan menjadi tempat wisata, tempat ini dulu difungsikan sebagai sumber air minuman warga sekitar karena airnya yang jernih. Selain itu, mata air ini juga masih difungsikan sebagai tempat untuk ritual keagamaan.

Hal terpenting adalah mata air ini hanya bisa dipakai oleh pria saja baik untuk berendam atau berenang.

Wanita hanya bisa berendam atau sekedar bermain air di kolam kecil yang tidak terlalu jauh dari mata air tersebut.

9Air Terjun Seganing

Air Terjun Seganing, Nusa Penida, Bali – Picture Courtesy of Google

Air Terjun Seganing memiliki pemandangan yang tak kalah indah dengan air yang super jernih. Bagi wisatawan yang hobi memancing bisa melakukannya di sini.

Namun untuk bisa sampai ke tempat ini kamu terlebih dahulu harus melewati jalanan sempit di pinggir tebing yang sangat curam dan ada bagian jalan yang hanya bisa dilalui dengan merangkak melewati semak-semak  belukar.

Tidak hanya sampai di situ, hempasan gelombang ombak ke tebing-tebing membuat area jalan bergetar.

Tak heran begitu mengetahui fakta ini banyak wisatawan yang mengurungkan niatnya untuk bisa mampir karena begitu besar risiko yang harus diemban. Wisatawan yang takut akan ketinggian sangat tidak disarankan untuk mampir ke tempat ini.

10Air Terjun dan Mata Air Peguyangan

Air Terjun Peguyangan, Nusa Penida, Bali – Picture Courtesy of Google

Bila kamu memiliki waktu yang banyak di Nusa Pendia, kamu perlu berkunjung ke Air Terjun Peguyangan. Air terjun ini tidak biasa karena memiliki kolam alami di pinggir tebing yang bisa dipakai untuk berenang atau berendam.

Baca Juga: Catatan Perjalananku Menjelajahi Nusa Penida, Bali

Pemandangan yang diberikan juga tak main-main karena di hadapanmu langsung terlihat dengan jelas lautan lepas.

Tidak hanya kolam alami, di sini juga terdapat mata air suci yang bisa dipakai untuk minum, gapura yang bisa dijadikan sebagai spot foto, dan juga pura warga yang bisa dipakai untuk berdoa bagi kamu yang beragama Hindu.

Selain itu, air terjun yang jatuh juga langsung ke lautan lepas sehingga memberikan pertunjukan alam yang menakjubkan.

Agar bisa tiba di tempat ini kamu harus dalam kondisi yang fit karena jalanan yang begitu curam dan berbahaya.

Trekking juga jauh karena kamu perlu melalui sekitar 870 anak tangga, dan bagi yang takut ketinggian tidak disarankan berkunjung ke tempat ini.  

Hal penting yang perlu diingat adalah bagi wisatawan wanita yang sedang menstruasi dilarang keras untuk dekat dengan mata air yang ada, dilarang untuk mencuci muka atau melakukan apapun di area mata air tersebut karena mata air tersebut adalah sumber air utama bagi penduduk sekitar.

Bukit Teletubbies, Nusa Penida, Bali

Pemandangan yang hijau dengan bukit-bukit rumput berderetan membuat tempat ini layak disebut sebagai Bukit Teletubbies.

Angin di sini sangat sejuk karena memang Nusa Penida merupakan pulau yang berada di dataran tinggi.

Untuk tiba di destinasi ini kamu tidak perlu melakukan trekking karena mobil bisa langsung mengakses spot ini walaupun jalanan berbatu-batu dan sempit. Kamu hanya perlu jalan beberapa langkah ke spot terbaik untuk foto.

Berfoto di ujung spot menghadap Pulau Seribu

Sejatinya, Pulau Seribu dan Pantai Atuh berada di area yang berdekatan. Sedangkan Pulau Seribu dan Raja Lima adalah lokasi yang sama namun penyebutan spotnya saja yang dibedakan. Bedanya, di spot Raja Lima kita bisa berfoto bersama patung yang ada di sebelah kita.

Pulau Seribu Nusa Penida ini sering disebut sebagai Raja Ampat ala Bali karena keindahan dan bentuknya yang mirip.

Tak heran bila pengunjung berusaha untuk bisa sampai ke spot ini mumpung sudah berada di Nusa Penida. Hati-hati dengan setiap gerakan di sini karena terbatasnya ruang gerak.

Berfoto bersama patung di spot Raja Lima

Seperti yang telah aku jelaskan sebelumnya bahwa objek yang akan kamu foto adalah sama seperti di Pulau Seribu, yakni bebatuan yang membentuk seperti pulau-pulau kecil layaknya Raja Ampat, namun bedanya kamu bisa mengambil foto dengan angle yang berbeda.

Keindahan pulau-pulau itu sangat jelas terlihat karena spot ini berada di bukit yang tinggi. Karena itulah butuh perjuangan untuk bisa sampai ke tempat ini dan tentu saja jangan sia-siakan kesempatan ya!

Aku berlari-lari di pantai sambil sesekali menghindari ombak laut yang ingin membasahi bajuku

Pantai Atuh juga tak kalah indah dari pantai-pantai yang lain. Agar bisa menjangkau pantai ini kamu harus berjuang menuruni ratusan anak tangga yang curam.

Walaupun pantai ini berada di area yang sulit dijangkau namun kamu bisa menemukan beberapa warung yang menjual minuman dan makanan di sini. Setiap warung juga menyediakan meja dan kursi untuk setiap pengunjung yang mampir.

Air lautnya berwarna turquoise dan pasirnya juga begitu bersih dan halus. Kamu bisa snorkling di sini, namun harus tetap hati-hati karena ombak di pantai ini cukup besar.

15Rumah Pohon Batu Molenteng

Rumah Pohon Batu Molenteng, Nusa Penida, Bali

Rumah Pohon ini berlokasi di area Pulau Seribu, Raja Lima, dan Pantai Atuh. Berada di atas bukit kamu akan menyaksikan keindahan laut dan pulau-pulau kecil yang ada di sekitarnya. Kamu hanya perlu menyiapkan stamina yang prima agar bisa trekking ke sini.

Tidak hanya bisa berfoto, kamu juga bisa menginap dengan daya tampung hingga 5 orang. Bila kamu hanya ingin berfoto maka biaya yang dikenakan sebesar Rp 10.000 per orang.

16Pantai Suwehan

Pantai Suwehan, Nusa Penida, Bali – Picture Courtesy of Google

Pantai Suwehan memiliki ciri khas yang unik dibandingkan dengan pantai lain yang ada di Nusa Penida. Ciri khasnya ada pada batu yang berbentuk segitiga lancip menyerupai merek volcom, tak heran nama lain dari pantai ini adalah Pantai Volcom. Namun warga sekitar memberi nama batu tersebut Batu Jineng.

Pantai ini memiliki pasir yang sangat putih dan bersih, selain itu pantai ini merupakan pantai yang paling susah dijangkau karena akses yang masih sangat sulit dibandingkan dengan pantai-pantai lainnya di Nusa Penida.

Tak heran ketika tiba di pantai ini kamu seakan berada di pantai pribadi karena masih sedikit pengunjung yang menjangkaunya ditambah lagi perpaduan birunya laut dan putihnya pasir membuatmu betah berlama-lama di sini.

17Manta Point

Manta Point, Nusa Penida, Bali – Picture Courtesy of Google

Bagi yang gemar dengan olahraga menyelam, kamu bisa melakukan olahraga ini di Tanjung Pandan, Nusa Penida. Di sana terdapat tebing yang terbentuk dari batuan kapur yang lebih dikenal dengan istilah Manta Point.

Lokasi ini menarik begitu banyak minat para wisatawan yang hobi menyelam karena mereka bisa menemukan Ikan Pari Manta yang ramah sepanjang tahun.

Selain itu terdapat begitu banyak plankton yang menjadi makanan burung-burung. Kamu hanya perlu diam dan tenang maka tak berapa lama Manta tersebut akan mendekati dan mengelilingimu seakan mengajak bermain.

Kesempatan lebih baik lagi ketika kamu menyelam pada musim kemarau. Di saat itu kamu bisa melihat Mola-mola di area Manta Point yang lebih dalam.


Nah, setelah melihat foto-foto dan membaca cerita 17 destinasi menarik ini, apakah kamu sudah siap untuk menjelajahi pulau indah ini? Siapkan waktumu dan rencanakan perjalananmu untuk menjelajahi keindahan alam ciptaan Tuhan.

Jangan lupa, tetap jaga kebersihan lingkungan dan jangan merusak keindahan alam yang sudah ada ya. Ingat juga untuk tetap menaati peraturan yang telah dibuat oleh warga lokal. Happy traveling guys! 😀